Sabtu, 21 Juni 2014

Rindu Tidak Terkira

Terhitung sudah satu bulan sejak perpisahan kita.
Dan kini wajah baruku bisa kulihat sendiri. Terlihat lebih baik dan lebih hangat daripada saat awal perpisahan kita.

Gugup, jelas saya sangatlah gugup. Ini terasa seperti pertama perkenalan kita dulu.
Canggung, ya sudah pasti berkata menawarkan minumpun sangatlah sulut.

Suasana sedang romantis sekali sore ini.
Hujan baru saja reda

Tak jauh tempat kami berdua duduk. Terdengar lagu dari speaker sember abang odong-odong mulai mengalun,

Tik... tik tik... Bunyi hujan di atas genting.

"Rindunya turun tidak terkira..." lanjut saya dengan senyuman.

*   *   *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar